Esti08’s Weblog


Catatan Basindo (3)
May 9, 2008, 4:18 am
Filed under: catatan Bas_Indo

Ragam bahasa dapat dikenali menurut pemakai dan pemakaian bahasa. Menurut pemakai bahasa, ragam bahasa dibedakan menjadi ragam daereah, ragam pendidikan, dan ragam sikap pemakai bahasa. Dari segi pemakaian bahasa, ragam bahasa dibedakan menjadi, ragam bahasa berdasarkan pokok persoalan dan ragam menurut sarananya.

1. Ragam bahasa menurut pemakai bahasa
a. Ragam daerah/dialek
Dialek berbeda dengan logat. Dialek adalah variasi bahasa sekelompok orang sedangkan logat adalah variasi bahasa orang perorang. Rgam dialek berkaitan dengan bahasa ibu penutur.
Ragam daerah adalah ragam bahasa yang terjadi karena adany6a perbedaan letak geografis. Ragam daerah dikenali dengan dialek daerah tertentu.
Misalnya:
mbogor, mbandung, mbanyumas (Jogjakarta)
pendidi’an, tanja’an, gera’an (Jogjakarta)
thetapi, ithu, pathung, canthik (Bali)

b. Ragam pendidikan
Ragam pendidikan terjadi karena adanya perbedaan tigka tpendidikan orang perorang.
-Tata bunyi bahasa Indonesia orang yang terpelajar dengan orang yang tidak berpendidikan formal.
Misalnya bunyi /f/ dan /ks/ berubah menjadi /p/ dan /k/ pada ujaran orangyang tidak berpendidikan.
-Tata bahasa
Misalnya: Ini hari kita musti selesaikan persoalan ini. Seharusnya, Hari ini kita mesti menyelesaikan persoalan ini.

c. Ragam sikap pemakai bahasa/penutur
Ragam bahasa menurut pemakai bahasa disebut langgam atau gaya bahasa. Pemilihannya bergantung pada sikap pemakai bahasa terhadap siapa lawan bicara (orang yang diajak bicara). Sikap dipengaruhi oleh:
-usia dan tingkat wibawa
-kedudukan lawan bicara
_pokok permasalahanm
-tujuan penyampaian informasi
Misalnya saja gaya bahasa atasan yang bericara kepada bawahannya berbeda dengan perbincangan sepasang kekasih.

2. Ragam bahasa menurut pemakaian bahasa
a. Ragam pokok persoalan
Ragam Bahasa yang terjadi akibat adanya istilah khusus dibidang tertentu.
Contoh:
bidang agama: zakat, adab, amal, kurban, infak
bidang ekonomi: inflasi, suku bunga, kredit, laba
bidang aerkeologi: fosil, artefak, arkeolog

b.Ragam berdasar sarana
Ragam ini dibedakan menjadi ragam bahasa lisan dan ragam bahasa tulisan.Beberapa hal yang lebih mudah dipahami bila menggunakan ragam bahasa tulisan antara lain grafik, tabel,dan rumus. Sedangkan, hal yanglebih mudah dipahami dalam ragam bahasa lisan adalah anomatope (tiruan bunyi) dan orang yang sedang mengumpat. Pembeda utama ragam bahasa tulis dari ragam bahasa lisan adalah pada aspek ejaan, sedangkan pembeda utama ragam bahasa lisan dari ragam bahasa tulis adalah pada aspek lafal. Aspekutama kebahasaan tetap ada dalam kedua ragam bahasa ini seperti tata bahasa dan kosakata.
Ragam bahasa lisan terlihat dari pembicara memanfaatkan peragaan, gerak tangan, air muka, tinggi rendah nada untuk membantu pemahaman gagasan. Ragam bahasa tulisan mementingkan kelengkapan unsur tata bahasa, bentuk kata, susunan kalimat, ketepatan pilihan kata,kaidah ejaan, pungtuasi (tanda baca) untuk memperjelas pengungkapan.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: