Esti08’s Weblog


Kuliah 28 Maret’08 (lanjutan)
May 2, 2008, 4:16 am
Filed under: catatan ISD

Menurut Berghe, masyarakat majemuk tidak bisa dimasukkan ke dalam salah satu jenis masyarakat dari Durkheim.

Masyarakat memiliki kedua jenis masyarakat dari Durkheim dengan satu jenis yang lebih dominan. Misalnya saja pada masyarakat perkotaan ada pula sebagian masyarakat yang tetap memalihara budaya pedesaan seperti takjiah, tahlilan, dsb. Serta adanya kampung -kampung yang menunjukkan asal daerah seperti Kampung Arab, Kampung Madura. Begitu pula pada masyarakat pedesaan mulai muncul sifat-sifat individualisme, terjadidiferensiasi sosial.

Fungsionalisme Struktural
Sistem sosial senantiasa terintegrasi diatas dua landasan berikut:

1. Konsensus sebagian anggota masyarakat akan nilai kemasyarakatan yang fundamental.

2. Berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota berbagai kesatuan sosial (cross cutting affiliation) dan loyalitas ganda (cross cutting loyalities)

Jawaban para penganut fungsionalisme struktural terhadap pertanyaan faktor-faktor apakah yang mengintegrasikan masyarakat masih harus dipertimbangkan validitasnya untuk menganalisis masyarakat majemuk —-> hanya dapat berlaku dalam derajat terbatas.

Sejarah teori konflik (Karl Max dalam bukunya Das Capital)

Lahir karena adanya revolusi industri dalam masyarakat Eropa dan Amerika, yang pada saat itu terbentuk dua kelompok besar yaitu kaum borjuis (pemilik modal) dan kaum proretal (pekerja)


No Comments Yet so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>